2013년 12월, 저는 인도네시아라는 낯선 땅에 첫발을 내디뎠습니다. 딸기 농장에서 땀 흘리던 고단한 시간은 저를 이 땅의 진정한 ‘나그네’로 만들었지만, 그 고난 속에서 저는 보았습니다. 더 나은 삶을 꿈꾸며 한국을 바라보는 수많은 청년의 뜨거운 눈빛을 말입니다.
(Desember 2013, saya menginjakkan kaki pertama kali di Indonesia. Masa sulit di kebun stroberi menjadikan saya ‘pengembara’ sejati, namun di tengah kesulitan itu, saya melihat sorot mata antusias dari banyak pemuda Indonesia yang menatap Korea demi memimpikan kehidupan yang lebih baik.)

현장에서 깨달은 진실: 준비되지 않은 꿈은 비극입니다
Kenyataan di Lapangan: Mimpi Tanpa Persiapan Adalah Tragedi
지난 1년간 월드브릿지 본부장으로서 한국의 지방대학들을 방문하고 태국, 베트남의 어학원 시장을 개척하며 저는 뼈아픈 현실을 목격했습니다. 준비되지 않은 상태로 한국에 가는 것은 ‘코리안 드림’이 아닌 ‘코리안 나이트메어’가 될 수 있다는 사실입니다. 현지에서 제대로 된 언어 능력을 갖추는 것이야말로 성공적인 정착과 미래를 위한 가장 확실한 안전 마진임을 절감했습니다.
(Selama setahun terakhir sebagai Direktur World Bridge, saya mengunjungi universitas di daerah Korea dan merintis pasar lembaga bahasa di Thailand serta Vietnam. Saya menyaksikan kenyataan pahit bahwa pergi ke Korea tanpa persiapan bisa menjadi ‘Mimpi Buruk Korea’. Saya menyadari bahwa memiliki kemampuan bahasa yang mementingkan kualitas di negeri sendiri adalah ‘Safety Margin’ paling pasti untuk masa depan.)
전문가의 길: 알바트로스라는 완벽한 무기
Jalan Menuju Ahli: Albatross sebagai Senjata yang Sempurna
저는 이제 단순히 정보를 전달하는 나그네가 아닙니다. 현장의 문제점을 해결하기 위해 교수법과 시스템을 연구하며 한글 교육 전문가로 거듭나고 있습니다. 윤순애 대표님의 **알바트로스(Albatross)**는 제가 찾던 완벽한 답이었습니다. 원어민의 개인기에 의존하지 않는 정교한 시스템은, 인도네시아 청년들에게 실질적인 인생의 무기를 쥐여줄 것입니다.
(Kini saya bukan sekadar pengembara yang menyampaikan informasi. Saya sedang berkembang menjadi ahli pendidikan Hangeul dengan mempelajari sistem untuk menyelesaikan masalah di lapangan. Albatross dari CEO Yun Sun-ae adalah jawaban sempurna yang saya cari. Sistem canggih ini akan memberikan senjata kehidupan yang nyata bagi pemuda Indonesia.)
비전 및 철학 병기
(Filosofi dan Visi)
“내 능력 범위 안에서만 움직이는 것이 중요합니다.” (“Penting bagi kita untuk bergerak hanya di dalam batas kemampuan kita.”)
— 저는 지난 12년의 현지 경험과 월드브릿지에서의 전문성을 바탕으로, 인도네시아 청년들이 실패하지 않는 코리안 드림을 이룰 수 있도록 가장 튼튼한 가교가 되겠습니다. (— Berdasarkan pengalaman lokal selama 12 tahun dan keahlian saya di World Bridge, saya akan menjadi jembatan terkokoh bagi pemuda Indonesia agar mereka dapat mewujudkan Korean Dream tanpa kegagalan.)